Merawat Luka Bernanah Yang Benar Agar Cepat Sembuh

0
94
cara merawat luka bernanah

Pasti Anda pernah mengalami luka selama ini. Luka merupakan cedera yang terjadi karena kecelakaan, baik ringan ataupun berat. Luka acapkali membuat beberapa orang merasa khawatir karena bisa membuat bekas di tubuh. Fase penyembuhan luka terdiri atas empat fase, yaitu hemostatis, proliferasi, inflamasi, poliferasi, dan remodeling. Bentuk luka berbeda, bergantung penyebab: luka terbuka dan tertutup.

Luka tertutup merupakan luka yang ada di bawah kulit, seperti memar, sedangkan luka terbuka adalah luka berupa kulit robek. Luka terbuka ini bisa menyebabkan kuman dan kotoran masuk. Nah, masuknya kuman bisa membuat luka bernanah yang membuat luka tidak mudah kering. Cara merawat luka berdasarkan jenis mempunyai prinsip yang berbeda, terutama luka bernanah. Kali ini kami membahas cara agar luka cepat kering, khususnya luka bernanah.

Penanganan pertama pada kulit bernanah adalah membersihkannya dengan air bersih. Selain air, Anda bisa membersihkan luka bernanah menggunakan kain kasa ataupun waslap yang lembut yang sudah dibasahi oleh air sehingga tidak ada nanah. Kemudian, keringkan luka menggunakan kain kasa yang kering.

Jika nanah sudah tidak tampak di luka, maka luka seperti luka baru. Langkah supaya luka nanah bisa kering, silahkan simak ulasannya di bawah ini.

· Membiarkan Luka Terbuka dan Silahkan Tutup Menyesuaikan Aktivitas

Banyak orang memilih menutup bagian luka untuk menghindari infeksi. Padahal, jika luka terlalu sering ditutup, maka mengurangi sirkulasi udara di area luka yang bisa memperlambat pengeringan. Sebaiknya penutupan luka disesuaikan dengan aktivitas Anda, seperti kegiatan di luar rumah yang rentan terkena kotoran atau debu.

· Menjaga Luka Tetap Lembap

Kulit terdapat sel fibroblast yang berguna ketika kulit sedang terluka. Sel tersebut akan menutup ketika kondisi luka lembap. Oleh karena itu, Anda harus menjaga luka untuk tetap lembap agar mudah kering.

· Mengurangi Penggunaan Obat Merah

Biasanya orang-orang akan melakukan penanganan pertama pada luka dengan menetesi luka dengan obat merah. Namun, penggunaan obat merah terlalu sering di luka bisa menyebabkan luka sulit kering. Obat merah ini pada dasarnya adalah penanganan pertama yang digunakan untuk membunuh bakteri di kulit ketika luka terkena kotoran.

Tiga poin di atas mungkin sampai sekarang masih dilakukan kebanyakan orang ketika sedang terluka. Jika Anda sudah membaca artikel ini dan menjumpai kawan sedang terluka, sarankan untuk bertindak seperti yang kami tuliskan di atas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here